ABDULKADIR WIJOYOATMOJO, PENGHIANATKAH?

ABDULKADIR WIJOYOATMOJO
Abdulkadir Wijoyoatmojo menjadi delegasi Belanda dalam perjanjian “Renville” walaupun ia adalah seorang Indo membuat sejarah perjuangan rakyat mengukuhkan kemerdekaan Indonesia semakin menarik.
Ia mempunyai darah blasteran Belanda-Indo,  mengikuti pelatihan Indologis sampai akhirnya ia direkomendasikan menjadi administrator negara Belanda dan menjadi andalan negara tersebut dan kerap kali menjadi delegasi atas Belanda.
Beberapa sumber menyatakan bahwa ia adalah pengkhianat. Benarkah?
Menurutku, jawabannya adalah YA. Ia pun merupakan bagian dari KNIL bentukan Belanda yang sangat merugikan rakyat Indonesia. KNIL kejam dan tak tahu diri mengoyak sistem pemerintahan Indonesia, dua kali melakukan agresi militer, tak peduli Indonesia sudah memplokamirkan kemerdekaannya. 

Pada perjanjian Renville, ia menjadi delegasi atas nama negara Belanda, ‘melawan’ delegasi Indonesia yaitu Amir Syarifudin. Belanda menunjuk Abdulkadir—seorang Indo yang pro kepada Belanda—menjadi delegasi dengan beberapa tujuan dan alasan, salah satunya adalah untuk menunjukan kepada dunia bahwa konflik antara Indonesia dengan Belanda ini bukan konflik internasional.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lambang dan bendera kerajaan Islam di Indonesia

Masuknya Hindu Buddha ke Indonesia